Pages

Showing posts with label tazkeerah. Show all posts
Showing posts with label tazkeerah. Show all posts

September 28, 2011

:: the test paper ::

September 28th, 2011.
bismillah.

"As for man, when his Lord tests him by exalting him and bestowing favors on him, he says: 'My Lord is bountiful to me.' But when He tests him by withdrawing His favors, he says: 'My Lord humiliates me.'

No! But you show no kindness to the orphan, nor do you urge one another to feed the poor. Greedily you lay your hands on the inheritance of the weak, and you love riches with all your hearts.

No! But when the earth is crushed to fine dust, and your Lord comes down with the angels, in their ranks, and Hell is brought near - on that day man will remember his deeds. But what will memory avail him?

He will say: 'Would that I had done good works in my lifetime!' But on that day none will punish as He will punish, nor will any bind like unto His binding.

O serene soul! Return to your Lord joyful, and pleasing in His sight. Join My servants and enter My Paradise."

[ Al-Fajr : 15-30 ]



Man is confronted in this world with two kind of states, sometimes of gaining, sometimes of loosing.
Both these conditions are in the nature of tests.
They are designed to judge man on the response he makes to these situations.

If on gaining, a man becomes vain and proud, and on loosing, he suffers from negative feelings, the he has failed the test.

A very different kind of person is one who, on gaining, bows before God in thankfulness, and, on loosing, bows again to express his humility. It is the second of these two who has been called a 'serene soul'.

Whatever man receives in this world in the form of wealth, or in any other form, are all tests of one kind or another. These have no value in themselves; they are a means to another end. That is, man should make use of these things in such a way that, in the times to come in the eternal world, they may become the means of his salvation.

-mwk-

Salina


September 4, 2011

:: wawasan ::

bismillah.

berwawasan...
bukan sekadar memandang dan mengimpikan wawasan 2020 yang gah itu...

jika kamu seorang yang berwawasan, pandanglah jauh ke hadapan...
jauh melangkaui detik kematianmu...
maka kamu akan dapat membayangkan, apa kesudahanmu nanti...

moga Allah lindungi kita semua, Allah Hafiz!

noorsalinamohdbaharuddin

April 2, 2011

:: kain buruk ::


bismillah.

XXI pakai tudung, tapi perangai dia macam hantu!
XXII tak pakai tudung, tapi dia baek giler!

huuu, selalu keliru, yang mana satu lagi baek?

yang mana satu nak buat kawan?
[mestilah nak kawan dengan XXII, sebab dia baek]

yang mana satu Allah lagi suka?
[XXII tak pakai tudung, tapi, Allah mesti tengok hati dulu kan?]

yang mana satu kita nak mintak tolong?
[XXII tak pakai tudung, tapi dia macam boleh dipercayai]

yang mana satu kita nak mintak nasihat?
[XXI la kot, sebab yang pakai tudung ni mestilah ilmu agama dia tinggi sket kan]

yang mana satu???
[entah!?!]

Sesungguhnya XXI dan XXII, kedua2nya adalah dalam keadaan rugi di sisi Allah.
Janganlah kita nak persoalkan yang mana satu lagi disukai Allah.
Allah ada pertimbangannya sendiri.
Percayalah pada perintah Allah, menutup aurat disamping
memiliki hati yang takutkan Allah, itu adalah lebih baek.

Jika XXI yang telah menutup aurat, tapi menampakkan 'kehantuannya',
itu adalah salah dan silapnya sendiri.
Jika XXII yang memiliki hati yang baek, tapi hati tersebut tidak mampu
mendorong dia menurut perintah Allah dengan menutup aurat,
itu juga adalah salah dan silapnya sendiri.

"pandang Islam pada agama dan aturannya, bukan semata-mata kepada penganutnya sahaja"
-someone-

p/s (1) : pesanan pada XXI - bagus menutup aurat, sebab itu wajib.
tapi jangan pula guna "kain buruk" semata, sebab orang ramai tak suka. :)

p/s (2) : pesanan pada XXII - bagus memiliki hati yang baek, alhamdulillah Allah suka.
tapi jangan pula "tak pakai apa2" untuk pertahankan hati yang baek tu. :)

p/s (3) : pesanan pada XX - moga tidak tergolong dalam golongan XXI atau XXII. :)

inshaAllah, moga Allah berkati.

noorsalinamohdbaharuddin



March 10, 2011

:: dah rasa? ::

bismillah.

Sabda Rasulullah SAW:

"Tiga perkara yang barangsiapa terdapat (ketiga-tiga perkara itu) padanya nescaya dia memperolehi kemanisan iman (iaitu) :

..Allah dan Rasul-Nya adalah lebih dia cintai daripada selainnya,
..dan dia mencintai seseorang semata-mata kerana Allah,
..dan dia benci untuk kembali kepada kekufuran (maksiat) sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam api neraka".

(Hadis Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim)

p/s: dah buat tiga2? kalau tak buat, memang tak merasa la manisnya!

noorsalinamohdbaharuddin

November 21, 2010

:: sharks in your life ::

bismillah.

"Apakah kamu menyangka bahawa kamu akan masuk syurga,
padahal belum datang kepadamu ujian sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelummu?"
(Al-Baqarah: 214)

Sharks in your life

by an unknown author:

The Japanese have always loved fresh fish. But the waters close to Japan have not held many fish for decades. So the fishermen had to go further out to sea to catch their supply of fish, the fishing boats got bigger and bigger. The farther the fishermen went, the longer it took to bring in the fish. If the return trip took more than a few days, the fish were not fresh and they lost their fresh taste.

To solve this problem, fishing companies installed freezers on their boats. They would catch the fish and freeze them at sea. Freezers allowed the boats to go farther and stay longer. However, the Japanese could taste the difference between fresh and frozen and they did not like frozen fish.

Also, the frozen fish brought a lower price. So fishing companies installed fish tanks. They would catch the fish and stuff them in the tanks, fin to fin. After a little thrashing around, the fish stopped moving. They were tired and dull, but alive. Unfortunately, the Japanese could still taste the difference; because the fish did not move for days, they lost their fresh-fish taste. The Japanese preferred the lively taste of fresh fish, not sluggish fish.

So how did Japanese fishing companies solve this problem? How do they get fresh-tasting fish to Japan? To keep the fish tasting fresh, the Japanese fishing companies added a small shark to the tanks that the fish were kept in. The shark of course eats a few fish, but most of the fish arrive in a very lively state due to the fact that the fish are challenged.

Moral of the story:
Some of us are also living like fish that have been caught, we give in too easily, and we are not challenged. Some of us could use a Shark in our life. Consider new challenges and problems in your life as a shark – the challenges and problems can keep us motivated and moving forward. Without challenges we can become complacent, find life boring, and become inactive.

Challenges in our lives can keep us moving forward. There are many challenge quotes but one of my favourites is, “When we long for life without difficulties, be reminded that – oaks grow strong in contrary winds, and diamonds are made under pressure."

via inspirationalmovies.org

noorsalinamohdbaharuddin

August 8, 2010

:: cukup ::

assalamualaikum wbt.

Firman Allah SWT: "Kemudian jika mereka berpaling ingkar,
maka katakanlah (wahai Muhammad), 'cukuplah bagiku Allah
(yang menolong dan memeliharaku),
tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia,
kepadaNya aku berserah diri,
dan Dialah yang mempunyai Arasy yang besar.'"
(Surah At-Taubah:129)

seperti juga zikir yang selalu diamalkan
oleh para nabi dan para ulama,
(dan selalu juga diamalkan oleh kita semua inshaAllah),

'hasbi rabbi jallallah...'

maka, jelas,
cukuplah Allah bagi kita..

Dia yang selalu mendengar masalah dan keluhan kita,
tatkala kita sedih, geram, tiada tempat meluahkan perasaan.

Dia yang selalu mendengar puji dan syukur kita,
tatkala kita gembira, senang, riang, mendapat rezeki.

Kadang2 kita tak perasan, tak tahu, susah memahami,
bahawasanya Allah itu ada di setiap masa dan ketika bersama kita..
Kadang2 kita sengaja mencari alasan untuk tidak mentaati Allah
dan mengotak-ngatikkan ketentuan dan pelaksanaan rancangan
Allah terhadap kita..

Ya, tidak saya nafikan, ada diantara kita yang kurang bernasib baik,
atau lebih suka saya label sebagai 'orang yang diuji Allah'..
yatim piatu, miskin, etc..

"Berharaplah yang baik dari Allah, bila anda merasa sedih, gelisah,
atau gundah gulana. Dan ketahuilah bahawa ia adalah sebahagian
dari penebusan dosa. Bila anda kehilangan anak, maka ketahuilah
bahawa dia akan menjadi syafaat bagi anda kelak di hadapan Allah.
Bila anda menderita cacat atau penyakit di tubuh anda, maka
ketahuilah bahawa masing-masing pahalanya telah tersimpan
di sisi Allah. " -MH-

Semuanya Allah dah tentukan untuk kita,
sama ada kita terima dengan redha,
atau makin kita kufuri dan ingkar akan ujianNya.

Dalam menghadapi ujian2Nya yang banyak mencabar diri ni,
emosi mungkin mengatasi akal,
maka berhati-hatilah
..

Ya, qalbu adalah kerajaan diri, tapi jika ianya tidak
ditadbir oleh para pembesar (ilmu) yang tepat,
qalbu tidak mungkin mampu menanggung pentadbiran yang
sesat dan sarat dengan hanya emosi yang mengaburinya..
Dan, qalbu yang bermasalah mungkin menjadi lalai jika ianya
diubati dengan cara yang salah..
Qalbu yang lalai akan membenci dan menentang kebenaran,
nauzubillah..

InshaAllah, seperti Baginda Muhammad s.a.w yang menghadapi
tentangan ketika berdakwah, kita juga mampu megusir segala
anasir-anasir yang cuba mengaburi kita akan kebesaran Allah..
Saya percaya, jika kita BETUL-BETUL yakin, inshaAllah kita boleh!
Allah Afuw..

Usah difikir akan benda yang tak pasti..
adalah lebih baik kita berusaha untuk maju ke hadapan..
Usah difikir berulang-ulang akan masalah yang telah, sedang dan akan berlalu..
adalah lebih baik kita
memantapkan iman dan pegangan islam
yang kita anuti sebaik-baiknya dengan mengambil iktibar

dari masalah2 tersebut..
Jika kita sudah mencapai rasa 'Allah itu mencukupi bagi kita',
inshaAllah masalah, kesedihan, kesulitan etc akan hilang..

[tapi, yelah, manusia mana yang takkan merasa kesedihan,
sekalipun sedih itu adalah untuk Penciptanya.. sungguh, simpanlah
sedih itu hanya untuk Dia!]

solat menjamin kelapangan dada pelakunya dan mengusir segala kesedihannya,
Noor Salina Mohd Baharuddin

August 3, 2010

:: suntuk ::

assalamualaikum wbt.

banyak benda nak kongsi..
[benda? eh, bukan2! cerita la]

tapi, oleh kerana banyak hal yang berlaku dalam masa beberapa bulan lepas,
masa untuk ber'blogging' juga suntuk..
[tapi sebenarnya, pengurusan masa saya adalah amat buruk! taknak tipu.. huu~]

inshaAllah, akan cuba sedaya upaya untuk terus 'update' dengan bahan2 ilmiah..
[berazam ni! inshaAllah!]

buat masa sekarang, jom hayati hadith Baginda s.a.w ni..

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:
"Sesiapa yang memberi contoh yang baik dalam Islam,
maka ia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang beramal selepas ia meinggal
tanpa kurang sedikit pun daripada pahala mereka,
dan siapa yang memberi contoh buruk di dalam Islam,
maka ia akan mendapat dosa dan dosa orang yang beramal dengannya selepas ia meninggal dunia tanpa kurang sedikitpun daripada dosa mereka."

Riwayat Muslim

sumber: JAKIM

wallahu'alam..

till the keyboard being 'beaten' again,
Salina

July 24, 2010

:: damai bersamaMu ::


bismillah...

Aku Termenung Di Bawah Mentari
Di Antara Megahnya Alam Ini
Menikmati Indahnya Kasih-Mu
Kurasakan Damainya Hatiku

Sabda-Mu Bagai Air Yang Mengalir
Basahi Panas Terik Di Hatiku
Menerangi Semua Jalanku
Kurasakan Tenteramnya Hatiku

Jangan Biarkan Damai Ini Pergi
Jangan Biarkan Semuanya Berlalu
Hanya Pada-Mu Tuhan
Tempatku Berteduh
Dari Semua Kepalsuan Dunia

Bila Ku Jauh Dari Diri-Mu
Akan Kutempuh Semua Perjalanan
Agar Selalu Ada Dekat-Mu
Biar Kurasakan Lembutnya Kasih-Mu


Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia
melainkan permainan yang sia-sia dan
hiburan yang melalaikan dan
demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik
bagi orang-orang yang bertakwa.
Oleh itu, tidakkah kamu mahu berfikir?
(Al-An'am:32)

rujukan: Nasyid Damai BersamaMu by Marjan (ori by Chrisye)

my exact feeling at each + every + single sunset moment, everyday ..
[hopefully, sunset is not the only moment that will "wake me up", hmm?]

Salina

July 8, 2010

:: sudut yang betul ::


selalunya,
orang akan bercerita tentang masalah..
orang akan meluahkan rasa keluh kesah, sedih dan penat..
orang akan sentiasa melayan emosi mereka secara tersendiri..

jarang-jarang,
orang akan bercerita tentang 'happy moments'..
orang akan meluahkan rasa cinta, sayang dan bahagia..
orang akan sentiasa 'happy-go-lucky' dalam apa jua keadaan..

kadang-kadang,

senyum tatkala ditimpa masalah, amat mujarab [macam obat!]..
redha tatkala ditimpa musibah, amat menenangkan..
yakin dan akur tatkala ditimpa kesulitan, amat melapangkan..

[tapi hang jangan la plak pi duk sengih sorang2 time orang duk berkabung!bagi kang, aaa~]

"Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat derhaka)
kepada Tuhanmu Yang Maha Pemurah yang telah menciptakan kamu
lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu
seimbang dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu."
(Surah Al-Infithar: 6-8)


jangan tujukan pandangan anda ke sudut-sudut yang buruk dari kehidupan ini...

tetapi tujukanlah kepada sudut-sudut yang indah...



berhias dengan keindahan, maka segala yang ada akan menjadi indah
-La Tahzan-

Salina

July 7, 2010

:: yang benar-benar, dan sebenar-benarnya ::


people keep complaining about life..
life makes them miserable,
life is not as interesting as they want it to be,
life is always unfair to them,

and..

others trouble them so much,
others always mistreat them,
others come and go,

also..

they want to be appreciated,
they always want the best only for themselves,
they often think inside the box and from the negative sides.

how life is supposed to be?
what others supposed to do?
why they keep complaining?

SO DO I! i repeat, SO DO I!!
blah.. langsung tak bersyukur!!


yang benar-benar, dan sebenar-benarnya khyusu' bersolat...
yang benar-benar, dan sebenar-benarnya menjauhi maksiat...
yang benar-benar, dan sebenar-benarnya berzakat...
yang benar-benar, dan sebenar-benarnya menjaga kehormatan...

rujukan: surah al-mukminun

"Kecuali orang-orang yang mengerjakan
sembahyang. Yang tetap dalam mengerjakan
sembahyang itu."
(Al-Ma'arij : 22-23)

Allah Ta'ala telah mengecualikan mereka itu
dari jenis manusia yang sentiasa berdukacita dan
tidak sabar, tatkala ditimpa kesusahan, dan tidak
bersyukur, tatkala mendapat kesenangan!

"Dan dirikanlah sembahyang itu, sesungguhnya
sembahyang itu melarang perbuatan keji dan
mungkar, dan sesungguhnya mengingati
Allah itu lebih utama."
(Al-Ankabut: 45)

Seolah-olah Allah berkata, bahawasanya
orang yang sebenar-benar sembahyang, bukanlah
orang yang selalu berdukacita atau sentiasa
berkeluh-kesah dan tidak bersyukur!


dunia..
ia adalah tempat tinggal sementara yang akan binasa..
tidak berapa lama lagi, kita akan berpindah daripadanya menempuh alam akhirat..
segala harta benda yang dikumpul, akan ditinggalkan..
sebab itu, tak dituntut utuk mencari dan mengambil berat akannya..

rezeki..
Allah yang tentukan..
kalau dah berusaha, tunggu ganjarannya..
kalau tak cukup, sabar dan redha aje!
Allah ada rancangan lain maybe?
harta? perempuan? lelaki? pangkat? kebahagiaan? kesenangan?
semuanya ketentuan Allah!
kalau nak, usaha.. kalau tak dapat, BERDOA JANGAN PUTUS!


sahabat..
moga Allah sedarkan diriku dan dirimu dari kelalaian,
dan Dia menunjukkan diriku dan dirimu kesediaan untuk berpindah dari dunia yang fana ke dunia yang abadi..
AllahuAkbar!

rujukan: Nasihat Agama dan Wasiat Iman (Imam Habib)

buat yang benar-benar
NoorSalinaMohdBaharuddin

June 24, 2010

:: Islam ::


agamaku bukan satu kebetulan,
tetapi satu pilihan...

agamaku bukan sesuatu yang dinanti-nantikan,
tetapi perlu diusahakan dan dicapai...

dan, agamaku bukan memundurkan,
tetapi menjadikan aku cemerlang...


"Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka
janganlah kamu meminta agar disegerakannya.
Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang
mereka persekutukan."
(An-Nahl : 1)

agamaku Islam,
dari dapur bonda

June 21, 2010

:: kematu ::

hati yang kematu..
tak lagi peka pada apa yang selari dengan kehendak asal Penciptanya..
semoga hati-hati ini disinari nur dan kasih Yang Esa..
agar hati ini menjadi redha dan diredhai..

"Carilah hatimu pada tiga tempat.
Cari hatimu sewaktu membaca Al-Quran.
Jika tidak kau temui, carilah ia ketika mengerjakan solat.
Jika tidak kau temui, cari hatimu ketikak duduk bertafakur mengingati mati.
Jika tidak juga kau temui, maka berdoalah kepada Allah, meminta 'hati yang baru' kerana hakikatnya ketika itu engkau tidak mempunyai hati."
-Imam AlGhazali-

9 Rejab
p/s: esok puasa lagi jom!

Salina

May 14, 2010

:: jawapan ::


"Wahai orang-orang yang beriman,
mengapa kamu mengatakan sesuatu yang
tidak kamu kerjakan? Besarlah kemurkaan
di sisi Allah jika kamu mengatakan apa yang
tidak kamu kerjakan."
(Surah As-Saff:2-3)

gedushh, tepat atas muka..
betul kata orang, kalau resah, buka je tafsir..
mana ayat first yang jumpa,
mungkin itulah jawapan Allah pada kita..

sangat benar!

there were so many times before i did so,
and yes,
i got the answers..

ingat salina, semua bukan sempurna..
kamoo juga langsung tidak sempurna..
terima kelemahan diri sendiri dan orang lain!



tak sabar menunggu..
Noor Salina Mohd Baharuddin

May 4, 2010

:: berhias ::

first of all, really sorry.. this is a very very very rough notes of the tazkeerah.. 'malas' edit [fullstop!] kalau tak faham mana2 isi, dialu-alukan bertanya.. most of the points here are applied to the women in Islam.. wassalam~

al-kuliyyah: 19 Mac 2010


::Berhias::

Panel: Wardina Saffiyah
Ustaz Uda Kassim

-berhias ni untuk siapa?
-berhias ni kenapa?
-Nabi s.a.w nak pegi masjid pun, Baginda berhias..
-mandi dulu, pakai baju bersih, etc..

perhiasan terbahagi kepada 2..
-zahir dan batin
-zahir; perhiasan dari luaran, fizikal..
-batin; perhiasan hati, iman and etc..

Surah An-Nur: 31
-jangan zahirkan perhiasan yang tak zahir..
-yang dibenarkan hanyalah muka dan tapak tangan..
-selain dari yang dua ni, yang lain mesti disembunyikan!
-kalau dizahirkan, berdosalah kita!
-even siku or tumit, buku lali pun, still haram dizahirkan..
-wajib ditutup semuanya..
-nak berhias, berhiaslah.. tapi jangan zahirkan mana yang 'batin' (yang tak boleh)..

-nak bincang hal ni, kena based on al-Quran and sunnah..
-takleh biar perempuan yang tentukan..
-hadith Nabi: wanita itu adalah aurat.. (riwayatnya, saya lupa catat! nanti akan di'update'kan inshaAllah)
-konsep berhias adalah berpakaian kemas, bersih dan segar sentiasa..

dari segi konsep yang menggunakan wanita sebagai model iklan commercial;
-wanita tak perlu diperdagangkan, dieksploitasi oleh sape2..
-wanita ni mahal..
-tak perlu bukak aurat semuanya untuk melariskan sesuatu produk..

-hadith Nabi; wanita yang solehah itu adalah apabila dilihat, hati
jadi tenang.. (once again, saya lupa catat riwayatnya! saya update nanti inshaAllah)
-wanita mesti berhias.. tapi hanya untuk suami!
-wanita solehah sejati, berhias hanya semata-mata untuk suami..
-perhiasan yang dibenarkan, gincu nipis + cincin + gelang..
-nak pakai gelang pun ada caranya.. lapik ngan kain.. tutup lengan..

-nak berhias ni, bukanlah boleh ikut hawa nafsu..
-kena berlandaskan al-Quran dan Sunnah..
-wanita ni asalnya dirumah.. boleh keluar hanyalah kerana darurat..
-darurat? jadi, kenalah jaga aurat time darurat tu..

berhias time kahwin..
-bahan pertikai; siti aishah dihias oleh asma' time nak kahwin..
-tapi itu peristiwa yang berlaku sebelum turunnya ayat aurat..
-ayat suruh tutup aurat turun 9 hijrah, selepas peristiwa tersebut..

-boleh berhias, tapi berpada2..
-tak payah bersanding, haram..
-pegi jumpa tetamu pun, tak boleh pakai make-up tebal2..
-make-up biasa je..
-memang lah raja sehari, permaisuri sehari..
-tapi, jaga lah..

penjagaan diri..
-hilangkan jerawat, cabut uban, tanam rambut, baiki gigi..
-dituntut kalau untuk suami, dan kalau membawa aib..
-nak pakai emas, pakai lah banyak mana pun, dengan syarat,
pakai dengan lapik kain (tutup aurat lengan), dan wajib bayar zakat kalau dah cukup syarat..

masalah:
-serumah dgn ipar duai..
-serumah dgn wanita bukan islam..
-auratnya sama sahaja..
-jadi, bagaimana cara nak jaga? susah!
-tapi, jagalah! jagalah didunia ni.. diakhirat nanti ganjarannya besauu~

-suami suruh berhias, melanggar syarak..
-'janganlah ikut makhluk yang salah'
-jadi, suami yang salah, dan boleh tuntut cerai..

wanita solehah adalah wanita yang dipuji didunia dan dilangit..
berapa bnyk bunga-bunga yang cantik, tapi takde bau..
nak jadi bungan yang wangi, yang disanjung oleh para anbiya' dan orang-orang langit..

ya Allah..

berhias hanya untuk dia..
mengejar pangkat disyurga..
inshaAllah..
amin ya rabbal 'alamin..

:: hati mati ::

first of all, really sorry.. this is a very very very rough notes of the tazkeerah..
'malas' edit [fullstop!] kalau tak faham mana2 isi, dialu-alukan bertanya.. wassalam~


Ustaz Mustaffa Kamal Hamzah - Hati Mati
Kitab: Minhajul Abidin, m/s 9 , baris 4
Tempat: Masjid Jamek Pengadang Baru, Kuala Terengganu

kadang2 kita rasa seperti nak melakukan amalan dan ibadah kepada Allah..
hati kita selalu ajak kita nak buat baik..
lebih2 lagi kalau berada dalam majlis ilmu, cita2 melambung..
tapi, bila balik rumah, hati surut..
nak buat apa2 pun tak jadi..

ini berlaku kepada sahabat Nabi s.a.w..
dia tanya Nabi s.a.w: "Ya Rasulullah, ketika aku berada dlm masjis ilmu, aku bercita2 bersungguh2 nak buat ibadah, tapi bila pulang ke rumah, hatiku liat mengerjakannya."

ini membuktikan, bahawasanya ramai manusia ingin, dan bercita2 melakukan amal ibadah..
tapi, nafsu mengatasi niat ini..

maka, Imam Ghazali mengatakan 2 perkara..
cara2 nak atasi tembok penghalang ni..
yang pertama, bangkitkan rasa takut kepada Allah SWT..
yang kedua, bangkitkan rasa harap kepada Allah SWT..

bagaimana?
-memikirkan dosa/azab yang akan dikenakan kalau tinggal ibadah wajib..
-nak hasilkan rasa takut, antaranya adalah berzikir..
-bila berzikir, mulut kita sebut nama Allah, justeru membangkitkan nama Allah dalam hati..
-maka bila hati dh bergetar dengan nama Allah, maka bangkitlah rasa gerun/takut kepada Allah..
-bila teringat dalam hati, maka akan nampak kebesaran Allah..
-hendaklah kamu beribadat kepada Allah, seolah2 kamu melihat Allah, namun seandainya kamu tidak dapat melihat Allah, ingatlah bahawa Allah melihat kamu..
-bila berfikir tentang takut akan Allah, maka ahli2 tasawuf biasanya gerun kalau tak buat baek pada Allah..

-guru yang mursyid, kita akan ada rasa 'gulp!' kalau duduk dalam kuliah/majlis ilmu..
-ilmu tu bukanlah primarily kita dapat dari aktiviti membaca, tapi lebih kepada perasaan takut kepada Allah..
-kalau belajar ilmu, kena ada fakir diri (supaya tidak sombong dengan ilmu Allah),
dan kena ada dhaif diri (fikir bahawa ilmu ini adalah dari Allah), jahil diri dan lemah diri..
-kebergantungan semua hanyalah pada Allah swt..

-Uwais.. sahabat2 pergi cari dia, Rasulullah suruh..
-jumpa la dia dalam keadaan sembahyang sunat.. maka lepas die sembahyang, dia kata mereka inilah yang melihat aku sembahyang sunat..
-point kat sini, bahawasanya dia ni ikhlas/khusyuk sembahyang kepada Allah, sampai tak hiraukan orang laen..

-camne nak hidupkan hati, berzikirlah cara paling mudah..
-dah lah mudah, dapat pahala pun banyak gak, dapat barakah lagi, bersih hati lagi!
-powernya zikir.. bersih hati, disamping dapat pahala, dan timbul pulak rasa gentar pada Allah..
-sepatutnya masuk tahun baru, maken ingat pada Tuhan..

-laen cara lagi? cari guru..
-nak berjaya, biasanya ade guru, ade che'gu..
-contohnya, kita nak jadi berani, kenalah duk dengan orang yang berani..
-sama juga, duduk dengan che'gu alim, die sedikit sebanyak akan influence kita..
-kueh akan ikut acuan, klau acuan bentuk bintang, takkan jadi bentuk bulan bila masak..

-orang yang ma'rifat, die beribadah dengan rasa/feel bahawasanya Allah tu ade kat die..
-bila sebut AllahuAkbar, memang die rasa besar betul Allah itu.. semestinya!
-bila duk dengan tok guru yang rajin ibadah, anak murid pun akan turut rajin ibadah..
-mcm ni lah jugak ajar anak, nak anak buat baek, kita dulu kena buat baek..
-inshaAllah, mudah2an Allah permudahkan..

-tidak ade perkara lain yang menyebabkn seseorang manusia itu takut dengan Allah..
-sebab tu moga2 dalam ibadah kite, kene ade takut dan harap pada Allah..
-bila dah takut, timbul harap pada Allah, maka orang itu akan rajin melakukan pada Allah..
-dan berpalinglah die dari maksiat atau keseronokan atau kemalasan, dan menujulah die kepada keni'matan dan kemanisan iman.

-3 perkara (pesanan dari ayah kepada anaknya) kalau nak rasa ni'mat atas dunia ni,
*makan biar sedap
*tidur biar lena
*kawen biar ramai

-ayahnya ahli sufi, dan maksudnya adalah tersirat..
-tapi anaknya salah tafsir..

-isi tersiratnya adalah:
*makan biar sedap
(hendaklah makan bila benar2 lapar-kena bnyk berlapar, bila makan baru best!)
*tidur biar lena
(jangan tidur banyak, bila mengantuk betul2 baru tidur, lepas penat beribadah baru tidur, baru la ni'mat!)
*kawen biar ramai
(rajin merantau, cari ilmu, dan bile balik umah, tiap kali balik umah, rasa mcm pengantin baru.. -tak berapa paham jugak, kate ustaz, budak2 tak paham nie.. ;? )

-2 kebinasaan yang besar (walaupun dalam keadaan ibadah):
*riya'
*ujub

-ibadah yang sia2, tidak diterima oleh Allah..
-memang mudah sangat hadir dalam hati, kadang2 maen terdetik je..
-jangan menidakkan hak Allah, latih diri supaya gentar dan takut pada Allah..
-buat ibadah bukan kerana orang laen, tapi kerana Allah semata2..


"saya juga terlupa utk diam.."

"Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah dia berkata yang baik atau diam sahaja."
(Riwayat Bukhari & Muslim)


life does not rewind,
NoorSalinaMohdBaharuddin

April 4, 2010

:: refrain ::

what fear me the most is whenever one often makes
a judgement based on a very brief
and an unprecised observation/thought..
it is very scary, seriously..

we don't know what one may think about ourselves..
often, we unintentionally hurt others..
either by words or acts..

hmm, i guess from now on, i should refrain myself..
refrain myself from uttering words
without having full thoughts over them..
refrain myself from doing actions
without carefully think of the consequences..

ya Allah..
[recording in progress by Raqib and Atid]

but, still, it is better to hold your own tounge
and not to do any backbiting or gossiping..
yeap, that's scarier..

Allah says: "Not a word does one utter,
except that there is an (angel) Watching,
ready to record it."
(Surah Qaaf:18)

Abu Hurairah (RA) reported words of Prophet SAW:
"Whosoever believes in Allah and the Last Day,
then let him speak good or remain silent."
(Sahih Bukhari)

'mizaru, kikazaru, iwazaru'


see no evil, hear no evil, speak no evil
Noor Salina Mohd Baharuddin

April 3, 2010

:: g.o.y.a.h ::

"Yang demikian itu kerana sesungguhnya Allah lah
pelindung orang-orang beriman dan kerana
sesungguhnya orang-orang kafir itu
tiada mempunyai perlindungan."
(Surah Muhammad: 11)

bila mana kepercayaan kau 'goyah'
pada ketentuan Yang Maha Mengetahui..

renung kembali kalamNya..
tenung kembali ni'mat kurniaanNya..
fikir kembali hikmah ujianNya..
dan..
yakin kembali pada perancanganNya..

"Katakanlah, sekali-kali tidak akan menimpa kami
melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi
kami. Dialha pelindung kami dan hanya kepada Allah
orang-orang beriman harus bertawakal."
(Surah at-Taubah:51)

18 Rabiu'l Akhir
NoorSalinaMohdBaharuddin

March 30, 2010

:: gurauan Baginda s.a.w ::


assalamualaikum w.b.t...

dah lama tak post info baru...
kering dah blog nie...
takpe2, meh ler salina update sikit..

nak kasi 'happy' kat wanita-wanita muslimah yang dirahmati Allah sekalian..

Nabi Muhammad s.a.w. bergurau dengan 'sweet'nya..

عَنِ الْحَسَنِ ، قَالَ : أَتَتْ عَجُوزٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللهِ ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُدْخِلَنِي الْجَنَّةَ ، فَقَالَ : يَا أُمَّ فُلانٍ ، إِنَّ الْجَنَّةَ لا تَدْخُلُهَا عَجُوزٌ ، قَالَ : فَوَلَّتْ تَبْكِي ، فَقَالَ : أَخْبِرُوهَا أَنَّهَا لا تَدْخُلُهَا وَهِيَ عَجُوزٌ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى ، يَقُولُ : إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً ، فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا ، عُرُبًا أَتْرَابًا


Hasan al-Basri RA meriwayatkan: Seorang wanita tua datang menghadap Rasulullah SAW. Beliau berkata: “Wahai Rasulullah, doaakanlah daku kepada Allah SWT mudah-mudahan aku masuk syurga”. Nabi SAW bersabda: “Wahai ibu Fulan! Sesungguhnya syurga itu tidak akan dimasuki oleh wanita tua”. Seterusnya al-Hasan berkata: Wanita tua itu berpaling sambil menangis”. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Tolong beritahu kepada wanita itu, bahawa dia tidak akan masuk syurga dalam keadaan tua (kat syurga nanti dia akan menjadi muda balik). Sesungguhnya Allah Taala telah berfirman: “Maka Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya”
- Surah al-Waqi’ah 36-37.




rujukan: ustaz fahmi

inshaAllah
Noor Salina Mohd Baharuddin


February 21, 2010

:: can't believe ::

alhamdulillah..
subhanallah..
allahuakbar..


i've made it!
a decision that can be considered
as 'big' at this moment..
yes, i've made that decision..

sesak nafas saya dah hilang..
saket2 saya dah makin pulih..
saya..
saya tenang.


tapi..
orang sekeliling yang salah faham..
orang sekeliling yang tak faham..
orang sekeliling yang tak cuba faham..
orang sekeliling yang buat-buat tak faham..
orang sekeliling yang taknak faham..
takde pemahamannya terhadap keputusan saya.

terus terang, saya kecewa.
hairan, pelik, kenapa sampai macam tu sekali..
kalau lah mereka tahu apa yang terbuku di hati..
kalau lah mereka faham rasa hati yang resah ni..
yang menyebabkan air mata bercucuran selalu..
yang membuat saya rasa bersalah kepada agama..

tidak mengapa. saya sabar.

"Dan kami pasti akan menguji kamu dengan
sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta,
jiwa dan buah-buahan.
Dan sampaikanlah berita
gembira kepada
orang-orang yang sabar"

[al-Baqarah:155]

saya belek kisah Nabi-Nabi terdahulu..
saya tersentak. malu.
mereka tidak sedikitpun mengeluh.
malah tetap yakin dan bertambah iman kepada Allah.
malu saya. malu.

sekarang, saya tenang.
sekurang-kurangnya saya telah memulakan langkah itu.
walaupun kecil..
[kata orang, sikit-sikit lama-lama jadi bukit]
kalau boleh, saya nak bina gunung.

saya bukan lagi boneka yang hanya memintal benang..
saya dah memulakan langkah membuat baju saya sendiri..
inshaAllah.

terima kasih kepada yang memberi panduan, kekuatan, keberanian.
doakan saya.


usaha yang kecil memang tak nampak hasilnya dalam sekelip mata,
moga hasilnya Allah tampakkan di akhirat. ameen~

terhutang budi,
Noor Salina Mohd Baharuddin


February 15, 2010

::ayam o ayam::

egg yolk vs egg white..
mana penting?

egg yolk! sebab yang tu yang nak jadi ayam..
tapi...

egg white penting gak!
sebab kalau takde egg white, yolk tak jadi ayam!

[jgn nk jwb kulit telur aaa, pelempang karang :p]

analogi kecik ni, ajar kite supaya "kejar akhirat tp jgn tggl dunia".
beza tau dengan "kejar dunia tp jgn tggl akhirat".

sebab matlamat (egg yolk) nak jadi hamba + khalifah (ayam).
tapi dunia (egg white) perlu, sebagai tools nak jadi 'ayam' yang sempurna.

yelaa, takkan nak jadi 'ayam' dalam kulit telur dinasour pulak,
mestilah dalam kulit telur ayam.
eh2, kulit pun penting juga?
jeng3, pikir jangan tak pikir.. :D


peterborough
Salina